Kamis, 15 Agustus 2013

Posting with Allah

bismillahirrahmaanirrahiim...... 
 Allah selalu memberikan apa yang benar benar kita butuhkan, lantas bukan berarti Allah tidak mengabulkan apa yang kita inginkan, akan tetapi Allah menunda dan mempersiapkannya sampai kita benar benar layak atau siap menerima dan mendapatkannya, dengan tujuan agar terasa lebih sempurna. Ayoooo berpikir positif kepada Allah, jangan banyak mengeluh, bergerak ! karena Allah itu benar-benar baik. 

ingat !?
http://www.cybermq.com/gambarpustaka/005%20Definisi%20doa.gif
Artinya: "Mohonlah (mintalah) kamu kepada-Ku, pasti Aku perkenankan (permintaan) kamu itu."
Maksud kata "Doa" (ud'ûnî) dalam ayat ini adalah, "memohon" atau "meminta." Yaitu, mohonlah (mintalah) kepada Aku (Allah) nisscaya Aku (Allah) akan perkenankan permohonan (permintaan) kamu itu.
  itu adalah sebuah janji, dan janji Allah takan pernah khianat, tinggal kitanya yakin atau tidak, atau mungkin hanya setengah setengah?,Bagi kita yang beriman kepada Allah dan hari akhir tentu yakin bahwa doa memiliki andil besar atas keberhasilan dan kesuksesan seseorang.

Intinya orang yang masih mau berdoa, yakin adanya kekuatan di luar kendali segala upaya manusia. Bahkan kekuatan itu sangat dominan. Keyakinan itulah yang disebut iman. Orang yang mau berdoa berarti ia yakin akan kekuasaan mutlak Allah. Disinilah kemudian do’a menjadi sebuah bentuk pelibatan Allah dalam segala aktifitas. Allah dijadikan sebagai sandaran melakukan semua amalan. Sebelum berbuat tidak lupa minta bimbingan dan restu-Nya. Akhirnya bila berhasil ia bersyukur, dan jika gagal dan salah ia beristighfar.
Disinilah pemahaman akan arti doa dan keterlibatan Allah mengantarkan seseorang menemukan kelapangan dalam beraktifitas. Ia tidak stress dan putus asa ketika gagal dan juga tidak sombong ketika berhasil. Ia tampil sebagai sosok yang berbeda dan unik. Dalam sebuah ayat disebutkan: “Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia: dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa.” (Al Isro’: 82)
mari kita perbaiki diri sehingga kita siap dan benar benar pantas mendapatkan apa yang memang menjadi hak kita.  menurut komarudi manusia itu terbagi dua, yakni : orang yang optimis dan orang yang pesimis. dan orang yang mendapatkan semuanya itu orang yang selalu optimis sehingga dia memang pantas menerima dan mendapatkan semuanya. optimis adalah cara untuk memperbaiki diri. 
kuncinya, seberapa kuat keyakinan kita terhadap kekuasaan Allah yang maha Kuasa dan berkehendak, bukankah tak ada yang mustahil bagi Allah?. kun fa yakun, jika Allah menghendaki, kenapa tidak !?. sedikit keraguan dalam pikiran dan hati kita akan mempengaruhi proses cepat atau lambatnya do'a kita terkabul. 
nah mari kita flash back terlebih dahulu. apakah anda pernah berdo'a atau di do'akan menjadi orang yang berguna? apakah anda sadar bahwa do'a itu terkabul !?. gak percaya !? ayo kita ingat-ingat! berapa sering ayah dan ibu menyuruh kita?, berapa sering kita di mintai pertolongan oleh saudara kita? seberapa sering kita di repotkan oleh teman teman kita yang meminta pertolongan kita?. kalau begitu apa artinya itu ? yaa artinya Allah menjadikan kita orang yang berguna, namun kita tak sadar bahwa do'a itu terkabul, bahkan kebanyakan dari kita malah mengeluh dan tak mau mensyukuri itu. 
next ........!? mau lanjut lagi gak nih ??? ane lanjut ya di entri selanjutnya .....
 


Who Romli ?



Ketika banyak orang yang mulai meragukan neil amstrong benar atau tidaknya pergi ke bulan, aku malah tidak tahu siapa neil amstrong itu
Ketika orang sudah bosan dengan mobil mewahnya, aku baru mendapatkan harapan akan mendapatkan mobil impianku.
Ketika semua orang mulai menata hidupnya, aku masih bingung untuk menempatkan setiap bagian hidupku.
Hufz..... aku hanya bisa mengeluh
Dan tak ada yang terjadi
.....................
Aku bagaikan bagian dari ROMLI dalam kehidupan ini
Romli
Yaah romli
rombongan liar, dimana sekelompok orang yang mungkin tak pernah di akui dan tidak diharapkan keberadaannya.
Namun sejenak ku berpikir
..........................
ternyata aku dan romli tak bisa terpisahkan, bahkan ku merasa romli selalu ada dimanapun aku berada.



DISEKOLAH

·         mungkinkah “romli” sekolah demi mengejar masa depan yang jelas
·         dan mungkinkah aku sekolah untuk mencari ilmu pengetahuan yang sesungguhnya !?
banyak orang berkeinginan bisa sekolah sampai sarjana.
Lantas apa tujuannya?
“mencari ilmu”
Ya jawaban klasik yang jelas dan pasti hampir semunya menjawab
“mencari ilmu”
Dan banyak orang tua menginginkan anaknya sekolah sampe jadi sarjana.
Lantas apa tujuannya?
“agar anaknya pintar”
“agar mendapatkan hidup yang lebih layak”
Yah semua adalah harapan, tak ada yang salah dengan semua harapan yang mulai terlupakan seiring rapuhnya sebuah tujuan itu sendiri.
Lantas apa tujuan mu ?
“status sosial”
“pekerjaan”
“penghasilan”

sadar atau tidak romli sekolah demi mengejar sesuatu (status sosial,pekerjaan, dan penghasilan)  tanpa mempedulikan asal usul materi (ilmu) yang di dapat, yang jelas ada surat pengesahan dengan nomor dari pemerintah dan di stempel kedianasan atau sekolah yang mengesah kan bahwa dia pintar dan menguasai ilmu di setiap tingkatanya ?
apa itu cukup membuktikan bahwa ilmu yang di cari sudah yang di dapat ?
 lalu bagaimana dengan aku ?
..................

·         Mungkinkah “romli” mencontek untuk mendapatkan jawabanya?
·         Dan mungkinkah aku bekerja sendiri untuk mendapatkan jawabanya?

Dalam hidup M.E.N.C.O.N.T.E.K sudah menjadi budaya
Bahkan mungkin sudah menjadi darah daging dan di anggap hal biasa ?
Dalam urusan berbisnis ?
Dalam urusan hiburan ?
Fashion?
Pergaulan ?
Dan yang paling mendasar .............
Ya....
“belajar”
SD sampe mungkin sarjana contek mencontek bagaikan sesuatu yang selalu kita jumpai setiap hari, apalagi sekarang semakin di mudahkan dengan program COPY PASTE
Sedangkan aku
..........................................

·         mungkinkah “romli” menunjukan keberadaanya dengan kenakalan  
·         dan mungkinkah aku menunjukan keberadaanku dengan kebaikan

·         mungkinkah “romli” disiplin karena takut hukuman,
·         dan mungkinkah aku disiplin karena taat aturan

·         mungkinkah “romli” bangun pagi karena rutinitas pergi sekolah
·         dan mungkinkah aku bangun pagi karena kebiasaan


mungkinkah romli mencintai untuk di cintai
dan mungkinkah aku mencintai untuk melihatnya bahagia
mungkinkah romli bertingkah aneh untuk mencari sensasi
dan mungkinkah aku tak bertingkah aneh agar berprestasi

mungkinkah romli bersikap baik untuk mendapatkan pengakuan sosial
dan mungkinkah aku bersikap baik karena sikap bawaan dari kecil

Warisan Rahman

Dulu ketika Rahman kecil sekitar Usia 8 tahun, Rahman Pernah sekali di minta berbohong oleh orang tuanya. sempat Rahman merasa kecewa karena berbeda dengan keinginan hati kecilnya. "dulu ketika ku mengaji bersama dengan Ustadz Sulaeman tentang sifat Nabi Muhammad SAW yang diantaranya siddiq aku di nasehati agar aku menjadi murid yang jujur mengikuti Tauladan Umat Islam." ujar Rahman . . . namun apa daya orang tua nya yang meminta, Rahman pun menurutinya karena tak mau di anggap durhaka kalau tak menuruti perintah orang tuanya kala itu. "dulu aku juga ingat pernah di nasehati ibuku menjadi anak itu harus Jujur jangan suka berbohong, nanti kalo berbohong banyak yang gak percaya lagi sama rahman, dan temen temen rahman akan meninggalkan rahman dan akhirnya rahman gak punya teman."  ujar rahman. namun apa daya pada kenyataannya Rahman juga di ajarkan berbohong.
suatu ketika ada seseorang datang kerumahnya menanyakan kedua orangtuanya, mengetahui hal itu kemudian rahman pun di suruh orangtuanya bilang kepada orang yang datang kerumahnya itu bahwa orang tuanya tak ada d rumah.  sampai akhirnya dengan seiringnya waktu kebohongan itu menjadi akrab dalam kehidupanya bahkan berevolusi dengan ungkapan boleh berbohong untuk kebaikan. 
namun dalam hati kecil Rahman tak membenarkan . . .bahwa berbohong untuk kebaikan itu salah !! namun rahman tak bisa mengungkapkan isi hatinya kepada kedua orangtunya sampai akhirnya di meninggal pada usia 19 tahun . . sepeninggalnya hanya buku berisikan warisan dan wasiat untuk orang terdekatnya lah yang tersisa di dalamnya menyebutkan di antaranya "Ayah..... , Ibu... , dulu aku tak berani menasehati kalian karena takut menjadi anak yang durhaka dan tak mengahrgai kalian aku hany bisa menulis dan berdo'a semoga suatu saat nanti aku berkesempatan mengatakan ini semua pada kalian, aku sayang kalian aku tak mau sifat bohong ini menghalangi kita berkumpul di surga nanti. aku mohon jangan pernah berbohong lagi ya !? sesungguhnya Allah maha mengetahui atas apa-apa yang kita kerjakan, jangan ajarkan adik-adikku berbohong seperti kalian mengajarkan ku waktu itu.
berbohong untuk kebaikan itu hanya alasan untuk menutupi kebohongan itu saja.
Rahman sayang kalian semua maaf jika rahman belum bisa membahagiakan kalian semua semoga Allah selalu meridhai kalian semua . Amin 

LAGU ciptaan tentang Romli



Ini di ambil dari kenyataan
G                                             Em
Tentang sebuah nama yang hanya julukan
C                                        D                                  G
Dimana hadirnya berikan harapan
G                                                             Em
Pencerahan untuk suatu kehidupan
C                             D                             G
Sekelompok orang yang penuh perhatian
                G                                                             Em
            Terkait dengan ikatan persaudaraan
                C                             D                             G
Tercetus ROMLI yang hanya sebuah julukan
G                                                             Em
Rombongan liar penuh ide briliant
C                             D                             G
Mereka.............punya..................
G
Sebuah sem........boyan.......
Em
Romli terlahir
C
Dengan harapan .....
D                             G
Reff :
Kumpul...... Romli kumpul....
G                                             Em
Katanya romli gak mau kumpul
C                             D             G
Makan..... romli makan.........
G                                             Em
Kalo soal makan di utamakan
C                             D                             G
Ayo kawan-kawan semua
G                                            
Ikuti langkah mereka
Em
Jadikan contoh pedoman
C
Raih masa depan
D                             G
            Mulailah dari sekarang
G
Kita sama niatkan
Em
Sedikitkan bicara
C
Banyakan bekerja
D                             G