Ketika
banyak orang yang mulai meragukan neil amstrong benar atau tidaknya pergi ke
bulan, aku malah tidak tahu siapa neil amstrong itu
Ketika
orang sudah bosan dengan mobil mewahnya, aku baru mendapatkan harapan akan
mendapatkan mobil impianku.
Ketika
semua orang mulai menata hidupnya, aku masih bingung untuk menempatkan setiap
bagian hidupku.
Hufz.....
aku hanya bisa mengeluh
Dan
tak ada yang terjadi
.....................
Aku
bagaikan bagian dari ROMLI dalam kehidupan ini
Romli
Yaah
romli
rombongan
liar, dimana sekelompok orang yang mungkin tak pernah di akui dan tidak diharapkan
keberadaannya.
Namun
sejenak ku berpikir
..........................
ternyata
aku dan romli tak bisa terpisahkan, bahkan ku merasa romli selalu ada dimanapun
aku berada.
DISEKOLAH
·
mungkinkah “romli” sekolah demi mengejar masa depan yang jelas
·
dan mungkinkah aku sekolah untuk mencari ilmu
pengetahuan yang sesungguhnya !?
banyak
orang berkeinginan bisa sekolah sampai sarjana.
Lantas
apa tujuannya?
“mencari
ilmu”
Ya
jawaban klasik yang jelas dan pasti hampir semunya menjawab
“mencari
ilmu”
Dan
banyak orang tua menginginkan anaknya sekolah sampe jadi sarjana.
Lantas
apa tujuannya?
“agar
anaknya pintar”
“agar
mendapatkan hidup yang lebih layak”
Yah
semua adalah harapan, tak ada yang salah dengan semua harapan yang mulai
terlupakan seiring rapuhnya sebuah tujuan itu sendiri.
Lantas
apa tujuan mu ?
“status
sosial”
“pekerjaan”
“penghasilan”
sadar
atau tidak romli sekolah demi mengejar sesuatu (status sosial,pekerjaan, dan
penghasilan) tanpa mempedulikan asal
usul materi (ilmu) yang di dapat, yang jelas ada surat pengesahan dengan nomor
dari pemerintah dan di stempel kedianasan atau sekolah yang mengesah kan bahwa
dia pintar dan menguasai ilmu di setiap tingkatanya ?
apa
itu cukup membuktikan bahwa ilmu yang di cari sudah yang di dapat ?
lalu bagaimana dengan aku ?
..................
·
Mungkinkah “romli” mencontek untuk mendapatkan jawabanya?
·
Dan mungkinkah aku bekerja sendiri untuk mendapatkan jawabanya?
Dalam
hidup M.E.N.C.O.N.T.E.K sudah menjadi budaya
Bahkan
mungkin sudah menjadi darah daging dan di anggap hal biasa ?
Dalam
urusan berbisnis ?
Dalam
urusan hiburan ?
Fashion?
Pergaulan
?
Dan
yang paling mendasar .............
Ya....
“belajar”
SD
sampe mungkin sarjana contek mencontek bagaikan sesuatu yang selalu kita jumpai
setiap hari, apalagi sekarang semakin di mudahkan dengan program COPY PASTE
Sedangkan
aku
..........................................
·
mungkinkah “romli” menunjukan keberadaanya dengan kenakalan
·
dan mungkinkah aku menunjukan keberadaanku dengan
kebaikan
·
mungkinkah “romli” disiplin karena takut hukuman,
·
dan mungkinkah aku disiplin karena taat aturan
·
mungkinkah “romli” bangun pagi karena rutinitas pergi sekolah
·
dan mungkinkah aku bangun pagi karena kebiasaan
mungkinkah
romli mencintai untuk di cintai
dan
mungkinkah aku mencintai untuk melihatnya bahagia
mungkinkah
romli bertingkah aneh untuk mencari sensasi
dan
mungkinkah aku tak bertingkah aneh agar berprestasi
mungkinkah
romli bersikap baik untuk mendapatkan pengakuan sosial
dan
mungkinkah aku bersikap baik karena sikap bawaan dari kecil
Tidak ada komentar:
Posting Komentar