Kamis, 15 Agustus 2013

Warisan Rahman

Dulu ketika Rahman kecil sekitar Usia 8 tahun, Rahman Pernah sekali di minta berbohong oleh orang tuanya. sempat Rahman merasa kecewa karena berbeda dengan keinginan hati kecilnya. "dulu ketika ku mengaji bersama dengan Ustadz Sulaeman tentang sifat Nabi Muhammad SAW yang diantaranya siddiq aku di nasehati agar aku menjadi murid yang jujur mengikuti Tauladan Umat Islam." ujar Rahman . . . namun apa daya orang tua nya yang meminta, Rahman pun menurutinya karena tak mau di anggap durhaka kalau tak menuruti perintah orang tuanya kala itu. "dulu aku juga ingat pernah di nasehati ibuku menjadi anak itu harus Jujur jangan suka berbohong, nanti kalo berbohong banyak yang gak percaya lagi sama rahman, dan temen temen rahman akan meninggalkan rahman dan akhirnya rahman gak punya teman."  ujar rahman. namun apa daya pada kenyataannya Rahman juga di ajarkan berbohong.
suatu ketika ada seseorang datang kerumahnya menanyakan kedua orangtuanya, mengetahui hal itu kemudian rahman pun di suruh orangtuanya bilang kepada orang yang datang kerumahnya itu bahwa orang tuanya tak ada d rumah.  sampai akhirnya dengan seiringnya waktu kebohongan itu menjadi akrab dalam kehidupanya bahkan berevolusi dengan ungkapan boleh berbohong untuk kebaikan. 
namun dalam hati kecil Rahman tak membenarkan . . .bahwa berbohong untuk kebaikan itu salah !! namun rahman tak bisa mengungkapkan isi hatinya kepada kedua orangtunya sampai akhirnya di meninggal pada usia 19 tahun . . sepeninggalnya hanya buku berisikan warisan dan wasiat untuk orang terdekatnya lah yang tersisa di dalamnya menyebutkan di antaranya "Ayah..... , Ibu... , dulu aku tak berani menasehati kalian karena takut menjadi anak yang durhaka dan tak mengahrgai kalian aku hany bisa menulis dan berdo'a semoga suatu saat nanti aku berkesempatan mengatakan ini semua pada kalian, aku sayang kalian aku tak mau sifat bohong ini menghalangi kita berkumpul di surga nanti. aku mohon jangan pernah berbohong lagi ya !? sesungguhnya Allah maha mengetahui atas apa-apa yang kita kerjakan, jangan ajarkan adik-adikku berbohong seperti kalian mengajarkan ku waktu itu.
berbohong untuk kebaikan itu hanya alasan untuk menutupi kebohongan itu saja.
Rahman sayang kalian semua maaf jika rahman belum bisa membahagiakan kalian semua semoga Allah selalu meridhai kalian semua . Amin 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar