Senin, 26 Agustus 2013

Posting with Allah part 3 ( periksa dulu do'a kita)

dari kecil kita selalu di ajarkan untuk berdo'a, sebelum melakukan sesuatu, dan setelah melakukan sesuatu, namun coba kita ingat ingat kapan kita terakhir berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu. contoh aja orang tua kita selalu mengingatkan kita berdo'a dulu sebelum makan nasi atau memakan jajanan apapun dulu dan kita selalu terbiasa akan tetapi setelah kita dewasa apa mesti kita juga masih di ingatkan !? ayo jujur apakah anda setiap kali mau dan sesudah makan nasi atau makan  jajanan kalian baca do'a . . . jawab dalam hati saja .... kenapa kita seperti itu ? ?
do'a itu harus jadi kebiasaan, ingat do'a itu artinya luas, permohonan, permintaan, bentuk syukur dll. nah bagi yang merasa do'a nya tak terkabul coba renungi di bawah ini : 
  • apakah kita yakin dengan apa yang kita pinta ? 
  • apakah kita sudah yakin apa yang kita pinta takan berubah ? 
  • apakah kita sudah yakin tentang baik buruk nya apa yang kita pinta ? 
  • apakah kita sudah yakin Dia akan mengabulkannya ? 
  • apakah kita sudah yakin dan pantas untuk mendapatkan apa yang kita pinta ?
  • apakah kita sudah meminta ridho orang tua kita atas apa yang kita pinta ? 
intinya Yakin kan yapz yakin.... kun fayakuun .... inget di awal ane sudah bilang jangan pernah ada sedikit keraguan dalam hati kita terhadap Dia yang maha mengabulkan. 
Ketika burung hidup, ia makan semut Ketika burung mati, semut makan burung Jadi, waktu berputar kapan saja. Jangan merendahkan siapapun dalam hidup. Kita menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri kita sendiri Kita mungkin berkuasa tapi waktu lebih berkuasa daripada kita Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api tapi satu batang korek api dapat membakar jutaan pohon Jadi.. Satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif maka BERPIKIRLAH POSITIF !! Siap..?  
Ada seseorang yang rajin berdoa, minta sesuatu sama Allah. Orangnya sholeh. Ibadahnya baik. Tapi doa tak kunjung terkabul. 
Sebulan menunggu masih belum terkabul juga. Tetap dia berdoa. 
Tiga bulan juga belum. Tetap dia berdoa.
Hingga hampir satu tahun doa yang ia panjatkan, belum terkabul juga. 
Dia melihat teman kantornya. Orangnya biasa saja. Tak istimewa. Sholat masih bolong-bolong. Kelakuannya juga sering nggak beres, sering tipu-tipu, bohong sana-sini. Tapi anehnya, apa yang dia doain, semuanya dipenuhi. 
Orang sholeh ini pun heran. Akhirnya, dia pun dateng ke seorang ustadz. Ceritalah dia permasalahan yang sedang dihadapi. Tentang doanya yang sulit terkabul padahal dia taat, sedangkan temannya yang bandel, malah dapat apa yang dia inginkan. Tersenyumlah ustadz ini. 
Bertanyalah si ustadz ke orang ini. Kalau Anda lagi duduk di warung, kemudian datang pengamen, tampilannya urakan, maen musiknya gak bener, suaranya fals, bagaimana? Orang sholeh tadi menjawab, segera saya kasih pak ustadz, gak nahan ngeliat dan ndengerin dia lama-lama di situ, sambil nyanyi pula. 
Kalau pengamennya yang dateng rapi, main musiknya enak, suaranya empuk, bawain lagu yang kamu suka, bagaimana? Wah, kalo gitu, saya dengerin ustadz. Saya biarin dia nyanyi sampai habis. Lama pun nggak masalah. Kalau perlu saya suruh nyanyi lagi. Nyanyi sampai sealbum pun saya rela. Kalau pengamen tadi saya kasih 500, yang ini 10.000 juga berani, ustadz. 
Pak ustadz pun tersenyum. begitulah nak. Allah ketika melihat engkau, yang sholeh, datang menghadap-Nya, Allah betah ndengerin doamu. Melihat kamu. Dan Allah pengen sering ketemu kamu dalam waktu yang lama. Buat Allah, ngasih apa yang kamu mau itu gampang betul. Tapi Dia pengen nahan kamu biar khusyuk, biar deket sama Dia. Coba bayangin, kalo doamu cepet dikabulin, apa kamu bakal sedeket ini? Dan di penghujung nanti, apa yang kamu dapatkan kemungkinan besar jauh lebih besar dari apa yang kamu minta.
Beda sama temenmu itu. Allah gak mau kayaknya, dia deket-deket sama Allah. Udah dibiarin biar bergelimang dosa aja dia ini. Makanya Allah buru-buru kasih aja. Udah. Jatahnya ya segitu doang. Gak nambah lagi. Dan yakinlah, kata pak ustadz, kalaupun apa yang kamu minta ternyata gak Allah kasih sampai akhir hidupmu, masih ada akhirat, nak. Sebaik-baik pembalasan adalah jatah surga buat kita. Nggak bakal ngerasa kurang kita di situ. Tersadarlah orang tadi. Ia pun beristighfar, sudah berprasangka buruk kepada Allah. Padahal Allah betul-betul amat menyayanginya. Semoga kisah ini menjadi dapat pelajaran bagi kita semua... Aamiin

Minggu, 25 Agustus 2013

posting with Allah part 2 ( Spesifik Do'a)

halo temen-temen semua alhamdulillah ane bisa posting lagi nih. . langsung aja deh gak usah basa basi ntar keburu basi. di bagian kedua ini kita coba belajar berdo'a secara lebih spesifik. nah loh, bukannya Dia Maha mengetahui, kenapa mesti lebih spesifik ?? ama seperti anda memesan tiket kepada Agen pelayanan Travel, namun anda gak memberikan keterangan jelas, hanya bilang "pesan" tiket ya ! apa yang akan anda dapatkan? tidak ada. Nah, beda ceritanya kalo anda memesan tiket dengan sangat jelas untuk kapan, tanggal berapa, Jam berapa, ke kota mana, pesawat apa, kelas apa, cara bayarnya seperti apa, dan untuk berapa orang, begitulah semakin jelas semakin baik. 
mungkin belum jelas tapi ntar coba ane perjelas, mungkin di antara kalian ada yang memohon di bukakan pintu rizki, di perbanyak rizki, di lancarkan dan di mudahkan, ingat di sini kata rizki masih umum, belum khusus (spesifik). ketika kita dapat tempat duduk dalam bis atau kereta pun itu pun termasuk rizki, so kita juga harus bisa memberikan penjelasan tambahan selain kita memohon minta rizki kita pun harus benar benar memperjelas apa yang kita inginkan sebenarnya, uang, Hp, motor, rumah, mobil, apapun itu. ingat Dia lebih memberi apa yang kita butuhkan dari pada apa yang kita inginkan, karena Dia maha mengetahui yang terbaik buat kita so kita mesti terus berpikir positif tentang Nya.

Rabu, 21 Agustus 2013

pintu kemana saja

kalo dalam serial film kartun kita tahu PINTU KEMANA SAJA di miliki oleh robot kucing dari abad 20an yakni DORAEMON. pintu yang bisa mengantarkan kita kemana pun yang kita kehendaki. dan mungkin di antara kita yang membaca pernah tulisan ini ada yang berkhayal andai kita menjadi nobita yang selalu di tolong oleh doraemon, yang memliki pintu kemana saja sehingga kita bisa pergi ke tempat-tempat yang kita impikan. 
apakah kalian mau mempunyai pintu kemana saja !? 
bisa kah kita mendapatkan pintu kemana saja dalam kehidupan nyata!? 
sadarkah kalian masing masing manusia di dunia ini memiliki PINTU KEMANA SAJA yang lebih hebat dari pada pintu kemana saja milik doraemon. gak percaya !? mari kita berpikir sejenak sampai saat ini tujuan kita terus berjuang dengan segala impian kita untuk siapa? 
selamat anda mendapatkan pintu kemana saja yang lebih hebat dari pada milik doraemon jika kalian menjawab semuanya untuk membahagiakan Orang tua kita yang melahirkan dan membimbing kita. 
yah kita tahu selain untuk ridho Allah SWT. kita pun berjuang dan berusaha untuk membahagikan Orang tua kita dan orang orang di sekitar kita. jika hanya untuk memikirkan diri sendiri maka sampai kapan pun kita tak akan mendapatkan PINTU itu. 
bukankah kita tahu ridho Allah ada dalam ridhonya orang tua kita, nah itu lah pintu kemana saja milik kita yang lebih lhebat dari pada milik doraemon. bagaimana tidak bukan hanya kemana saja tapi mau apa saja kalo orang tua kita meridhoi kita mendo'akan kita dan kita tak pernah membuatnya kecewa dan sedih apalagi sakit hati maka gak ada keraguan kita bisa pergi kemana saja dan mendapatkan apa saja. 
orang tua selalu ingin yang terbaik untuk kebahagiaan anaknya
dan seorang anak ingin membahagiakan Orang tuanya. 
sebuah hukum tarik menarik yang memberikan kekuatan besar. sekarang tergantung kita nya mau atau tidaknya memanfaatkan Pintu yang sudah kita miliki itu, 
minta maaflah kepada orang tua kalian, mintalah do'a nya setiapa saat, perlakuakan mereka sebaik mungkin, maka apapunyang kalian inginkan , kemana pun yang kalian ingin kan dengan perjuangan dan do'a yang di sertai ridho dari orang tua kalian maka akan mempercepat momentum untuk mendapatkannya 

adakah persahabatan yang abadi tanpa batasan jarak dan waktu

pernahkah kalian memiliki sahabat ?
sahabat yang selalu bersama saat senang maupun duka ?
dimana dia sekarang ? 
berapa banyak sahabat yang kalian miliki sampai saat ini ? 
yang mengerti dan memahami kalian ? 
perjalan hidup seseorang akan menemukan sahabat, dalam moment, ruang, dan waktu tertentu.
sadarkah kalian ? 
mereka tidak pernah melupakan kita namun kita yang kadang melupakan mereka sahabat sejati kita!. 
dalam kehidupan kita gak selamanya bisa terus bersama-sama dengan sahabat kita, setiap ruang kita akan menemukan sahabat yang baru, setiapn moment kita akan mendapatkan sahabat yang baru, setiap waktu persahabatan itu semakin bertambah. sehingga kita memasuki zona nyaman yang memaksa kita tanpa sadar melupakan sahabat yang dulu kita sebut sahabat sejati. 
bagi kalian yang memiliki sahabat yang jauh, dan tak pernah bertemu, kita selalu berpikir sahabat kita melupakan kita, namun sadarkah kita yang sudah membuangnya. kita selalu egois dengan pemikiran bahwa sahabat kita sudah tak peduli, saat kita sedih. namun saat kita bahagia apakah kita sering berbagi kebahagiaan itu dengan sahabat kita ?  bukankah sahabat itu saling mengerti?, memahami, dan mengisi setiap kekurangan dan kelebihan kita ? 
adakah persahabatn yang abadi tanpa batasan jarak dan waktu ?

bukankah kita butuh sebuah komentar !???

bercermin itu kita bisa melihat diri kita sendiri, tapi apa kita bisa melihat diri kita seutuhnya ? apakah cermin bisa berkomentar tentang kekurangan yang di perlihatkan dalam bayangannya ? andai cermin itu bisa berkomentar ! yapz komentar ternyata kita butuh sebuah komentar, entah itu yang yang membuat kita senang atau pun yang menyakitkan buat kita. tapi bukankah kita memang butuh komentar, apalagi komentar yang membangun, bukan hanya buat kebaikan kita selanjutnya, namun dengan sebuah komentar pun kita merasa di akui keberadaannya, hanya saja kadang sulit sekali bagi kita untuk bisa menerima komentar komentar yang tidak di inginkan apalagi yang menjatuhkan feel kita.